اللّهُـمَّ اجْعَـلْ فِي قَلْبـي نُوراً ، وَفي لِسَـانِي نُوراً، وَفِي سَمْعِي نُوراً, وَفِي بَصَرِيِ نُوراً, وَمِنْ فََوْقِي نُوراً , وَ مِنْ تَحْتِي نُوراً, وَ عَنْ يَمِينيِ نُوراَ, وعَنْ شِمَالِي نُوراً, وَمْن أَماَمِي نُوراً, وَمِنْ خَلْفيِ نُوراَ, واجْعَلْ فِي نَفْسِي نُوراً, وأَعْظِمْ لِي نُوراً, وَعظِّمْ لِي نُوراً, وَاجْعَلْ لِي نُوراً, واجْعَلنِي نُوراً, أللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُوراً, واجْعَلْ فِي عَصَبِي نُوراً, وَفِي لَحْمِي نُوراً, وَفِي دَمِي نُوراً وَفِي شَعْرِي نُوراً, وفِي بَشَرِي نُوراً (أَللَّهُمَّ اجِعَلْ لِي نُوراً فِي قّبْرِي وَ نُوراَ فِي عِظاَمِي) (وَزِدْنِي نُوراً, وَزِدْنِي نُوراَ , وَزِدْنِي نُوراً) (وَهَبْ لِي نُوراً عَلَى نُوراً )
Ya Allah, jadikanlah pada hatiku cahaya, pada lidahku (percakapanku) cahaya, pada pendengaranku cahaya, pada penglihatanku cahaya, dari atasku cahaya, dari bawahku cahaya, dari kananku cahaya, dari kiriku cahaya, dari hadapanku cahaya dan dari belakangku cahaya. Jadikanlah dalam diriku cahaya, besarkanlah cahaya bagiku dan agungkanlah cahaya bagiku. Jadikanlah bagiku cahaya serta jadikanlah diriku cahaya. Ya Allah, berikanlah kepadaku cahaya dan jadikanlah dalam urat sarafku cahaya, dalam dagingku cahaya, dalam darahku cahaya, pada rambutku cahaya dan pada kulitku cahaya (1). [Ya Allah, jadikanlah bagiku cahaya dalam kuburku...dan cahaya pada tulangku (2)] [Tambahlah bagiku cahaya, tambahlah bagiku cahaya, tambahlah bagiku cahaya (3)] [Berikanlah kepadaku cahaya yang berganda(4)]
(1) Yang disebut dalam Al-Bukhari serta Fathul Bari 11/116 No. 3616. Muslim 1/526, 529 dan 530 No. 763; (2) At-Tirmizi No. 3419. 5/483; (3) Al-Bukhari dalam Al-Adab al-Mufrad 258, No. 695. Lihat: Sahih Al-Adab al-Mufrad No. 536.; (4) Al-Hafiz Ibnu Hajar menyebutnya dalam Fathul Bari dan merujukkannya kepada Ibni Abi 'Asim dalam kitab 'Al-Doa'. Lihat Fathul Bari 11/118, katanya: 'Terkumpul dari berbagai riwayat sebanyak 25 perkara'.